Breaking News

Biografi

Cerita Motifasi

Map Reading

Monday, 17 February 2014

Abu Bakar Ash-Shiddiq ra



Nama aslinya adalah Abdullah bin abi Quhafah. Dan menurut pendapat yang shahih- adalah Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Amir bin ‘Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taiym bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay Al Qurasyi At Taimi.

Keutamaan-Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq ra
 

Tidak ada lelaki yang memiliki keutaman sebanyak keutamaan Abu Bakar Radhiallahu’anhu


1. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah manusia terbaik setelah Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam dari golongan umat beliau

Ibnu ‘Umar Radhiallahu’anhu berkata:
ูƒู†ุง ู†ุฎูŠّุฑ ุจูŠู† ุงู„ู†ุงุณ ููŠ ุฒู…ู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ، ูู†ุฎูŠّุฑ ุฃุจุง ุจูƒุฑ ، ุซู… ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ، ุซู… ุนุซู…ุงู† ุจู† ุนูุงู† ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…
Kami pernah memilih orang terbaik di masa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Kami pun memilih Abu Bakar, setelah itu Umar bin Khattab, lalu ‘Utsman bin Affan Radhiallahu’anhu” (HR. Bukhari)
Dari Abu Darda Radhiallahu’anhu, ia berkata:
ูƒู†ุช ุฌุงู„ุณุง ุนู†ุฏ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฅุฐ ุฃู‚ุจู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุขุฎุฐุง ุจุทุฑู ุซูˆุจู‡ ุญุชู‰ ุฃุจุฏู‰ ุนู† ุฑูƒุจุชู‡ ูู‚ุงู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฃู…ุง ุตุงุญุจูƒู… ูู‚ุฏ ุบุงู…ุฑ . ูˆู‚ุงู„ : ุฅู†ูŠ ูƒุงู† ุจูŠู†ูŠ ูˆุจูŠู† ุงุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ุดูŠุก ، ูุฃุณุฑุนุช ุฅู„ูŠู‡ ุซู… ู†ุฏู…ุช ูุณุฃู„ุชู‡ ุฃู† ูŠุบูุฑ ู„ูŠ ูุฃุจู‰ ุนู„ูŠّ ، ูุฃู‚ุจู„ุช ุฅู„ูŠูƒ ูู‚ุงู„ : ูŠุบูุฑ ุงู„ู„ู‡ ู„ูƒ ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ – ุซู„ุงุซุง – ุซู… ุฅู† ุนู…ุฑ ู†ุฏู… ูุฃุชู‰ ู…ู†ุฒู„ ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ูุณุฃู„ : ุฃุซَู€ู…ّ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ؟ ูู‚ุงู„ูˆุง : ู„ุง ، ูุฃุชู‰ ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ูุฌุนู„ ูˆุฌู‡ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠุชู…ุนّุฑ ، ุญุชู‰ ุฃุดูู‚ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ูุฌุซุง ุนู„ู‰ ุฑูƒุจุชูŠู‡ ูู‚ุงู„ : ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃู†ุง ูƒู†ุช ุฃุธู„ู… – ู…ุฑุชูŠู† – ูู‚ุงู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุจุนุซู†ูŠ ุฅู„ูŠูƒู… ูู‚ู„ุชู… : ูƒุฐุจุช ، ูˆู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ : ุตَุฏَู‚ ، ูˆูˆุงุณุงู†ูŠ ุจู†ูุณู‡ ูˆู…ุงู„ู‡ ، ูู‡ู„ ุฃู†ุชู… ุชุงุฑูƒูˆ ู„ูŠ ุตุงุญุจูŠ – ู…ุฑุชูŠู† – ูู…ุง ุฃูˆุฐูŠ ุจุนุฏู‡ุง
“Aku pernah duduk di sebelah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Tiba-tiba datanglah Abu Bakar menghadap Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sambil menjinjing ujung pakaiannya hingga terlihat lututnya. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berkata: ‘Sesungguhnya teman kalian ini sedang gundah‘. Lalu Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, antara aku dan Ibnul Khattab terjadi perselisihan, aku pun segera mendatanginya untuk meminta maaf, kumohon padanya agar memaafkan aku namun dia enggan memaafkanku, karena itu aku datang menghadapmu sekarang’. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam lalu berkata: ‘“Semoga Allah mengampunimu wahai Abu Bakar‘. Sebanyak tiga kali, tak lama setelah itu Umar menyesal atas perbuatannya, dan mendatangi rumah Abu Bakar sambil bertanya, “Apakah di dalam ada Abu Bakar?” Namun keluarganya menjawab, tidak. Umar segera mendatangi Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Sementara wajah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam terlihat memerah karena marah, hingga Abu Bakar merasa kasihan kepada Umar dan memohon sambil duduk di atas kedua lututnya, “Wahai Rasulullah Demi Allah sebenarnya akulah yang bersalah”, sebanyak dua kali. Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya ketika aku diutus Allah kepada kalian, ketika itu kalian mengatakan, ”Engkau pendusta wahai Muhammad”, Sementara Abu Bakar berkata, ”Engkau benar wahai Muhammad”. Setelah itu dia membelaku dengan seluruh jiwa dan hartanya. Lalu apakah kalian tidak jera menyakiti sahabatku?‘ sebanyak dua kali. Setelah itu Abu Bakar tidak pernah disakiti” (HR. Bukhari)
Beliau juga orang yang paling pertama beriman kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan membenarkan perkataannya. Hal ini terus berlanjut selama Rasulullah tinggal di Mekkah, walaupun banyak gangguan yang datang. Abu Bakar juga menemani Rasulullah ketika hijrah.

2. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah orang yang menemani Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam di gua ketika dikejar kaum Quraisy
Allah Ta’ala berfirman,
ุซَุงู†ِูŠَ ุงุซْู†َูŠْู†ِ ุฅِุฐْ ู‡ُู…َุง ูِูŠ ุงู„ْุบَุงุฑِ ุฅِุฐْ ูŠَู‚ُูˆู„ُ ู„ِุตَุงุญِุจِู‡ِ ู„ุงَ ุชَุญْุฒَู†ْ ุฅِู†َّ ุงู„ู„ّู‡َ ู…َุนَู†َุง
Salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita”” (QS. At Taubah: 40)
As Suhaili berkata: “Perhatikanlah baik-baik di sini Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam  berkata ‘janganlah kamu bersedih’ namun tidak berkata ‘janganlah kamu takut’ karena ketika itu rasa sedih Abu Bakar terhadap keselamatan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam sangat mendalam sampai-sampai rasa takutnya terkalahkan”.
Dalam Shahih Bukhari dan Muslim, dari hadits Anas bin Malik Radhiallahu’anhu, Abu Bakar berkata kepadanya:
ู†ุธุฑุช ุฅู„ู‰ ุฃู‚ุฏุงู… ุงู„ู…ุดุฑูƒูŠู† ุนู„ู‰ ุฑุคูˆุณู†ุง ูˆู†ุญู† ููŠ ุงู„ุบุงุฑ ูู‚ู„ุช : ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู„ูˆ ุฃู† ุฃุญุฏู‡ู… ู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ู‚ุฏู…ูŠู‡ ุฃุจุตุฑู†ุง ุชุญุช ู‚ุฏู…ูŠู‡ . ูู‚ุงู„ : ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ู…ุง ุธู†ูƒ ุจุงุซู†ูŠู† ุงู„ู„ู‡ ุซุงู„ุซู‡ู…ุง
Ketika berada di dalam gua, aku melihat kaki orang-orang musyrik berada dekat dengan kepala kami. Aku pun berkata kepada Rasulullah: ‘Wahai Rasulullah, kalau di antara mereka ada yang melihat kakinya, mereka akan melihat kita di bawah kaki mereka’. Rasulullah berkata: ‘Wahai Abu Bakar, engkau tidak tahu bahwa bersama kita berdua yang ketiga adalah Allah’
Ketika hendak memasuki gua pun, Abu Bakar masuk terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada hal yang dapat membahayakan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Juga ketika dalam perjalanan hijrah, Abu Bakar terkadang berjalan di depan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, terkadang di belakangnya, terkadang di kanannya, terkadang di kirinya.
Oleh karena itu ketika masa pemerintahan Umar bin Khattab Radhiallahu’anhu ada sebagian orang yang menganggap Umar lebih utama dari Abu Bakar, maka Umar Radhiallahu’anhu pun berkata:
ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ู„ูŠู„ุฉ ู…ู† ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ุฎูŠุฑ ู…ู† ุขู„ ุนู…ุฑ ، ูˆู„ูŠูˆู… ู…ู† ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ุฎูŠุฑ ู…ู† ุขู„ ุนู…ุฑ ، ู„ู‚ุฏ ุฎุฑุฌ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู„ูŠู†ุทู„ู‚ ุฅู„ู‰ ุงู„ุบุงุฑ ูˆู…ุนู‡ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ، ูุฌุนู„ ูŠู…ุดูŠ ุณุงุนุฉ ุจูŠู† ูŠุฏูŠู‡ ูˆุณุงุนุฉ ุฎู„ูู‡ ، ุญุชู‰ ูุทู† ู„ู‡ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูู‚ุงู„ : ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ู…ุงู„ูƒ ุชู…ุดูŠ ุณุงุนุฉ ุจูŠู† ูŠุฏูŠ ูˆุณุงุนุฉ ุฎู„ููŠ ؟ ูู‚ุงู„ : ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุฃุฐูƒุฑ ุงู„ุทู„ุจ ูุฃู…ุดูŠ ุฎู„ููƒ ، ุซู… ุฃุฐูƒุฑ ุงู„ุฑุตุฏ ูุฃู…ุดูŠ ุจูŠู† ูŠุฏูŠูƒ . ูู‚ุงู„ :ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ู„ูˆ ูƒุงู† ุดูŠุก ุฃุญุจุจุช ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุจูƒ ุฏูˆู†ูŠ ؟ ู‚ุงู„ : ู†ุนู… ูˆุงู„ุฐูŠ ุจุนุซูƒ ุจุงู„ุญู‚ ู…ุง ูƒุงู†ุช ู„ุชูƒูˆู† ู…ู† ู…ُู„ู…ّุฉ ุฅู„ุง ุฃู† ุชูƒูˆู† ุจูŠ ุฏูˆู†ูƒ ، ูู„ู…ุง ุงู†ุชู‡ูŠุง ุฅู„ู‰ ุงู„ุบุงุฑ ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ : ู…ูƒุงู†ูƒ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุญุชู‰ ุงุณุชุจุฑุฆ ุงู„ุฌุญุฑุฉ ، ูุฏุฎู„ ูˆุงุณุชุจุฑุฃ ، ู‚ู… ู‚ุงู„ : ุงู†ุฒู„ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ، ูู†ุฒู„ . ูู‚ุงู„ ุนู…ุฑ : ูˆุงู„ุฐูŠ ู†ูุณูŠ ุจูŠุฏู‡ ู„ุชู„ูƒ ุงู„ู„ูŠู„ุฉ ุฎูŠุฑ ู…ู† ุขู„ ุนู…ุฑ
Demi Allah,  satu malamnya Abu Bakar lebih baik dari satu malamnya keluarga Umar, satu harinya Abu Bakar masih lebih baik dari seharinya keluarga Umar. Abu Bakar bersama Rasulullah pergi ke dalam gua. Ketika berjalan, dia terkadang berada di depan Rasulullah dan terkadang di belakangnya. Sampai-sampai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam heran dan berkata: ‘Wahai Abu Bakar mengapa engkau berjalan terkadang di depan dan terkadang di belakang?’. Abu Bakar berkata: ‘Ya Rasulullah, ketika saya sadar kita sedang dikejar, saya berjalan di belakang. Ketika saya sadar bahwa kita sedang mengintai, maka saya berjalan di depan’. Rasulullah lalu berkata: ‘Wahai Abu Bakar, kalau ada sesuatu yang aku suka engkau saja yang melakukannya tanpa aku?’ Abu Bakar berkata: ‘Demi Allah, tidak ada yang lebih tepat melainkan hal itu aku saja yang melakukan tanpa dirimu’. Ketika mereka berdua sampai di gua, Abu Bakar berkata: ‘Ya Rasulullah aku akan berada di tempatmu sampai memasuki gua. Kemudian mereka masuk, Abu Bakar berkata: Turunlah wahai Rasulullah. Kemudian mereka turun. Umar berkata: ‘Demi Allah, satu malamnya Abu Bakar lebih baik dari satu malamnya keluarga Umar’‘” (HR. Al Hakim, Al Baihaqi dalam Dalail An Nubuwwah)

3. Ketika kaum muslimin hendak berhijrah, Abu Bakar Ash Shiddiq menyumbangkan seluruh hartanya.  (Dalilnya disebutkan pada poin 8, pent.)

4. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah khalifah pertama

Dan kita diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk meneladani khulafa ar rasyidin, sebagaimana sabda beliau:
ุนู„ูŠูƒู… ุจุณู†ุชูŠ ูˆุณู†ุฉ ุงู„ุฎู„ูุงุก ุงู„ุฑุงุดุฏูŠู† ุงู„ู…ู‡ุฏูŠูŠู† ู…ู† ุจุนุฏูŠ ุนุถูˆุง ุนู„ูŠู‡ุง ุจุงู„ู†ูˆุงุฌุฐ
Hendaknya kalian berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah khulafa ar rasyidin setelahku. Gigitlah dengan gigi geraham kalian” (HR. Ahmad, At Tirmidzi dan lainnya. Hadits ini shahih dengan seluruh jalannya)

5. Abu Bakar Ash Shiddiq dipilih sebagai khalifah berdasarkan nash

Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sakit keras, beliau memerintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam shalat berjama’ah. Dalam Shahihain, dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha ia berkata:
ู„ู…ุง ู…َุฑِุถَ ุงู„ู†ุจูŠّ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู…ุฑَุถَู‡ُ ุงู„ุฐูŠ ู…ุงุชَ ููŠู‡ ุฃَุชุงู‡ُ ุจู„ุงู„ٌ ูŠُุคْุฐِู†ู‡ُ ุจุงู„ุตู„ุงุฉِ ูู‚ุงู„ : ู…ُุฑูˆุง ุฃَุจุง ุจูƒุฑٍ ูู„ْูŠُุตَู„ّ . ู‚ู„ุชُ : ุฅู†ّ ุฃุจุง ุจูƒุฑٍ ุฑุฌู„ٌ ุฃَุณِูŠูٌ [ ูˆููŠ ุฑูˆุงูŠุฉ : ุฑุฌู„ ุฑู‚ูŠู‚ ] ุฅู† ูŠَู‚ُู…ْ ู…َู‚ุงู…َูƒَ ูŠุจูƒูŠ ูู„ุง ูŠู‚ุฏِุฑُ ุนَู„َู‰ ุงู„ู‚ِุฑุงุกَุฉِ . ู‚ุงู„ : ู…ُุฑูˆุง ุฃَุจุง ุจูƒุฑٍ ูู„ْูŠُุตู„ّ . ูู‚ู„ุชُ ู…ุซู„َู‡ُ : ูู‚ุงู„ ููŠ ุงู„ุซุงู„ุซุฉِ – ุฃَูˆِ ุงู„ุฑุงุจุนุฉِ – : ุฅِู†ّูƒู†ّ ุตَูˆุงุญุจُ ูŠูˆุณูَ ! ู…ُุฑูˆุง ุฃَุจุง ุจูƒุฑٍ ูู„ْูŠُุตู„ّ ، ูุตู„ّู‰
Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sakit menjelang wafat, Bilal datang meminta idzin untuk memulai shalat. Rasulullah bersabda: ‘Perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan shalatlah’. ‘Aisyah berkata: ‘Abu Bakar itu orang yang terlalu lembut, kalau ia mengimami shalat, ia mudah menangis. Jika ia menggantikan posisimu, ia akan mudah menangis sehingga sulit menyelesaikan bacaan Qur’an. Nabi tetap berkata: ‘Perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan shalatlah’. ‘Aisyah lalu berkata hal yang sama, Rasulullah pun mengatakan hal yang sama lagi, sampai ketiga atau keempat kalinya Rasulullah berkata: ‘Sesungguhnya kalian itu (wanita) seperti para wanita pada kisah Yusuf, perintahkan Abu Bakar untuk menjadi imam dan shalatlah’
Oleh karena itu Umar bin Khattab Radhiallahu’anhu berkata:
ุฃูู„ุง ู†ุฑุถู‰ ู„ุฏู†ูŠุงู†ุง ู…ู† ุฑุถูŠู‡ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู„ุฏูŠู†ู†ุง
Apakah kalian tidak ridha kepada Abu Bakar dalam masalah dunia, padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam telah ridha kepadanya dalam masalah agama?
Juga diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha, ia berkata:
ู‚ุงู„ ู„ูŠ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููŠ ู…ุฑุถู‡ : ุงุฏุนูŠ ู„ูŠ ุฃุจุง ุจูƒุฑ ูˆุฃุฎุงูƒ ุญุชู‰ ุงูƒุชุจ ูƒุชุงุจุง ، ูุฅู†ูŠ ุฃุฎุงู ุฃู† ูŠุชู…ู†ู‰ ู…ุชู…ู†ٍّ ูˆูŠู‚ูˆู„ ู‚ุงุฆู„ : ุฃู†ุง ุฃูˆู„ู‰ ، ูˆูŠุฃุจู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู† ุฅู„ุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ูˆุฌุงุกุช ุงู…ุฑุฃุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููƒู„ู…ุชู‡ ููŠ ุดูŠุก ูุฃู…ุฑู‡ุง ุจุฃู…ุฑ ، ูู‚ุงู„ุช : ุฃุฑุฃูŠุช ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุฅู† ู„ู… ุฃุฌุฏูƒ ؟ ู‚ุงู„ : ุฅู† ู„ู… ุชุฌุฏูŠู†ูŠ ูุฃุชูŠ ุฃุจุง ุจูƒุฑ
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkata kepadaku ketika beliau sakit, panggilah Abu Bakar dan saudaramu agar aku dapat menulis surat. Karena aku khawatir akan ada orang yang berkeinginan lain (dalam masalah khilafah) sehingga ia berkata: ‘Aku lebih berhak’. Padahal Allah dan kaum mu’minin menginginkan Abu Bakar (yang menjadi khalifah). Kemudian datang seorang perempuan kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan sesuatu, lalu Nabi memerintahkan sesuatu kepadanya. Apa pendapatmu wahai Rasulullah kalau aku tidak menemuimu? Nabi menjawab: ‘Kalau kau tidak menemuiku, Abu Bakar akan datang’” (HR. Bukhari-Muslim)

6. Umat Muhammad diperintahkan untuk meneladani Abu Bakar Ash Shiddiq

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
ุงู‚ุชุฏูˆุง ุจุงู„ู„ุฐูŠู† ู…ู† ุจุนุฏูŠ ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ูˆุนู…ุฑ
Ikutilah jalan orang-orang sepeninggalku yaitu Abu Bakar dan Umar” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Maajah, hadits ini shahih)

7. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah salah seorang mufti di masa Nabi Muhammad

Oleh karena itu Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam menugasi beliau sebagai Amirul Hajj pada haji sebelum haji Wada’. Diriwayatkan Al Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu:
ุจุนุซู†ูŠ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุงู„ุตุฏูŠู‚ ููŠ ุงู„ุญุฌุฉ ุงู„ุชูŠ ุฃู…ุฑู‡ ุนู„ูŠู‡ุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุจู„ ุญุฌุฉ ุงู„ูˆุฏุงุน ููŠ ุฑู‡ุท ูŠุคุฐู†ูˆู† ููŠ ุงู„ู†ุงุณ ูŠูˆู… ุงู„ู†ุญุฑ : ู„ุง ูŠุญุฌ ุจุนุฏ ุงู„ุนุงู… ู…ุดุฑูƒ ، ูˆู„ุง ูŠุทูˆู ุจุงู„ุจูŠุช ุนุฑูŠุงู†
Abu Bakar Ash Shiddiq mengutusku untuk dalam sebuah ibadah haji yang terjadi sebelum haji Wada’, dimana beliau ditugaskan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk menjadi Amirul Hajj. Ia mengutusku untuk mengumumkan kepada sekelompok orang di hari raya idul adha bahwa tidak boleh berhaji setelah tahunnya orang musyrik dan tidak boleh ber-thawaf di ka’bah dengan telanjang”
Abu Bakar juga sebagai pemegang bendera Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ketika perang Tabuk.

8. Abu Bakar Ash Shiddiq menginfaqkan seluruh hartanya ketika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menganjurkan sedekah

Umar bin Khattab Radhiallahu’anhu berkata:
ุฃู…ุฑู†ุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃู† ู†ุชุตุฏู‚ ، ููˆุงูู‚ ุฐู„ูƒ ู…ุงู„ุงً ูู‚ู„ุช : ุงู„ูŠูˆู… ุฃุณุจู‚ ุฃุจุง ุจูƒุฑ ุฅู† ุณุจู‚ุชู‡ ูŠูˆู…ุง . ู‚ุงู„ : ูุฌุฆุช ุจู†ุตู ู…ุงู„ูŠ ، ูู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ู…ุง ุฃุจู‚ูŠุช ู„ุฃู‡ู„ูƒ ؟ ู‚ู„ุช : ู…ุซู„ู‡ ، ูˆุฃุชู‰ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุจูƒู„ ู…ุง ุนู†ุฏู‡ ูู‚ุงู„ : ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ู…ุง ุฃุจู‚ูŠุช ู„ุฃู‡ู„ูƒ ؟ ูู‚ุงู„ : ุฃุจู‚ูŠุช ู„ู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ! ู‚ุงู„ ุนู…ุฑ ู‚ู„ุช : ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ุฃุณุจู‚ู‡ ุฅู„ู‰ ุดูŠุก ุฃุจุฏุง
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan kami untuk bersedekah, maka kami pun melaksanakannya. Umar berkata: ‘Semoga hari ini aku bisa mengalahkan Abu Bakar’. Aku pun membawa setengah dari seluruh hartaku. Sampai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bertanya: ‘Wahai Umar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’. Kujawab: ‘Semisal dengan ini’. Lalu Abu Bakar datang membawa seluruh hartanya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam lalu bertanya: ‘Wahai Abu Bakar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’. Abu Bakar menjawab: ‘Ku tinggalkan bagi mereka, Allah dan Rasul-Nya’. Umar berkata: ‘Demi Allah, aku tidak akan bisa mengalahkan Abu Bakar selamanya’” (HR. Tirmidzi)

9. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah orang yang paling dicintai Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam

‘Amr bin Al Ash Radhiallahu’anhu bertanya kepada Nabi Shallallahu’alahi Wasallam:
ุฃูŠ ุงู„ู†ุงุณ ุฃุญุจ ุฅู„ูŠูƒ ؟ ู‚ุงู„ : ุนุงุฆุดุฉ . ู‚ุงู„ : ู‚ู„ุช : ู…ู† ุงู„ุฑุฌุงู„ ؟ ู‚ุงู„ : ุฃุจูˆู‡ุง
Siapa orang yang kau cintai?. Rasulullah menjawab: ‘Aisyah’. Aku bertanya lagi: ‘Kalau laki-laki?’. Beliau menjawab: ‘Ayahnya Aisyah’ (yaitu Abu Bakar)” (HR. Muslim)

10. Abu Bakar Ash Shiddiq adalah khalil bagi Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam

Imam Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadits dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiallahu’anhu, ia berkata:
ุฎุทุจ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุงู„ู†ุงุณ ูˆู‚ุงู„ : ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑ ุนุจุฏุง ุจูŠู† ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุจูŠู† ู…ุง ุนู†ุฏู‡ ูุงุฎุชุงุฑ ุฐู„ูƒ ุงู„ุนุจุฏ ู…ุง ุนู†ุฏ ุงู„ู„ู‡ . ู‚ุงู„ : ูุจูƒู‰ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ، ูุนุฌุจู†ุง ู„ุจูƒุงุฆู‡ ุฃู† ูŠุฎุจุฑ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุนู† ุนุจุฏ ุฎูŠุฑ ، ููƒุงู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‡ูˆ ุงู„ู…ุฎูŠุฑ ، ูˆูƒุงู† ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฃุนู„ู…ู†ุง . ูู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฅู† ู…ِู† ุฃู…َู†ّ ุงู„ู†ุงุณ ุนู„ูŠّ ููŠ ุตุญุจุชู‡ ูˆู…ุงู„ู‡ ุฃุจุง ุจูƒุฑ ، ูˆู„ูˆ ูƒู†ุช ู…ุชุฎุฐุงً ุฎู„ูŠู„ุงً ุบูŠุฑ ุฑุจูŠ ู„ุงุชุฎุฐุช ุฃุจุง ุจูƒุฑ ، ูˆู„ูƒู† ุฃุฎูˆุฉ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ูˆู…ูˆุฏุชู‡ ، ู„ุง ูŠุจู‚ูŠู† ููŠ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ุจุงุจ ุฅู„ุง ุณُู€ุฏّ ุฅู„ุง ุจุงุจ ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkhutbah kepada manusia, beliau berkata: ‘Sesungguhnya Allah Ta’ala memilih hamba di antara dunia dan apa yang ada di dalamnya. Namun hamba tersebut hanya dapat memilih apa yang Allah tentukan’. Lalu Abu Bakar menangis. Kami pun heran dengan tangisan beliau itu, hanya karena Rasulullah mengabarkan tentang hamba pilihan. Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam lah orangnya, dan Abu Bakar lebih paham dari kami. Lalu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘Sesungguhnya orang yang sangat besar jasanya padaku dalam kedekatan dan kerelaan mengeluarkan harta, ialah Abu Bakar. Andai saja aku diperbolehkan mengangkat seorang kekasihku selain Rabbku pastilah aku akan memilih Abu Bakar, namun cukuplah persaudaraan se-Islam dan kecintaan karenanya. Maka jangan ditinggalkan pintu kecil di masjid selain pintu Abu Bakar saja’

11. Allah Ta’ala mensucikan Abu Bakar Ash Shiddiq

Allah Ta’ala berfirman:
ูˆَุณَูŠُุฌَู†َّุจُู‡َุง ุงู„ุฃَุชْู‚َู‰ * ุงู„َّุฐِูŠ ูŠُุคْุชِูŠ ู…َุงู„َู‡ُ ูŠَุชَุฒَูƒَّู‰ * ูˆَู…َุง ู„ุฃَุญَุฏٍ ุนِู†ุฏَู‡ُ ู…ِู† ู†ِّุนْู…َุฉٍ ุชُุฌْุฒَู‰ * ุฅِู„ุง ุงุจْุชِุบَุงุก ูˆَุฌْู‡ِ ุฑَุจِّู‡ِ ุงู„ุฃَุนْู„َู‰ * ูˆَู„َุณَูˆْูَ ูŠَุฑْุถَู‰
Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, Yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, Padahal tidak ada seorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, Tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Maha Tinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan” (QS. Al Lail: 17-21)
Ayat ini turun berkenaan dengan Abu Bakar Ash Shiddiq. Selain itu beliau juga termasuk as sabiquunal awwalun, dan Allah Ta’ala berfirman:
ูˆَุงู„ุณَّุงุจِู‚ُูˆู†َ ุงู„ุฃَูˆَّู„ُูˆู†َ ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُู‡َุงุฌِุฑِูŠู†َ ูˆَุงู„ุฃَู†ุตَุงุฑِ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ุงุชَّุจَุนُูˆู‡ُู… ุจِุฅِุญْุณَุงู†ٍ ุฑَّุถِูŠَ ุงู„ู„ّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُู…ْ ูˆَุฑَุถُูˆุงْ ุนَู†ْู‡ُ ูˆَุฃَุนَุฏَّ ู„َู‡ُู…ْ ุฌَู†َّุงุชٍ ุชَุฌْุฑِูŠ ุชَุญْุชَู‡َุง ุงู„ุฃَู†ْู‡َุงุฑُ ุฎَุงู„ِุฏِูŠู†َ ูِูŠู‡َุง ุฃَุจَุฏًุง ุฐَู„ِูƒَ ุงู„ْูَูˆْุฒُ ุงู„ْุนَุธِูŠู…ُ
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.  Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah: 100)

12. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memberi tazkiyah kepada Abu Bakar

Ketika Abu Bakar bertanya kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:
ู…ู† ุฌุฑّ ุซูˆุจู‡ ุฎูŠู„ุงุก ู„ู… ูŠู†ุธุฑ ุงู„ู„ู‡ ุฅู„ูŠู‡ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ . ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ : ุฅู† ุฃุญุฏ ุดู‚ูŠ ุซูˆุจูŠ ูŠุณุชุฑุฎูŠ ุฅู„ุง ุฃู† ุฃุชุนุงู‡ุฏ ุฐู„ูƒ ู…ู†ู‡ ูู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฅู†ูƒ ู„ุณุช ุชุตู†ุน ุฐู„ูƒ ุฎูŠู„ุงุก
Barangsiapa yang membiarkan kainnya terjulur karena sombong, tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat. Abu Bakar berkata: ‘Sesungguhnya salah satu sisi sarungku melorot kecuali jika aku ikat dengan baik. Rasulullah lalu berkata: ‘Engkau tidak melakukannya karena sombong”” (HR. Bukhari dalam Fadhail Abu Bakar Radhiallahu’anhu)

13. Abu Bakar Ash Shiddiq didoakan oleh Nabi untuk memasuki semua pintu surga

ู…ู† ุฃู†ูู‚ ุฒูˆุฌูŠู† ู…ู† ุดูŠุก ู…ู† ุงู„ุฃุดูŠุงุก ููŠ ุณุจูŠู„ ุงู„ู„ู‡ ุฏُุนูŠ ู…ู† ุฃุจูˆุงุจ ุงู„ุฌู†ุฉ : ูŠุง ุนุจุฏ ุงู„ู„ู‡ ู‡ุฐุง ุฎูŠุฑ ؛ ูู…ู† ูƒุงู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุฏุนูŠ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุตู„ุงุฉ ، ูˆู…ู† ูƒุงู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุฌู‡ุงุฏ ุฏُุนูŠ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุฌู‡ุงุฏ ، ูˆู…ู† ูƒุงู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ุฏُุนูŠ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุตุฏู‚ุฉ ، ูˆู…ู† ูƒุงู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุตูŠุงู… ุฏُุนูŠ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุตูŠุงู… ูˆุจุงุจ ุงู„ุฑูŠุงู† . ูู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ : ู…ุง ุนู„ู‰ ู‡ุฐุง ุงู„ุฐูŠ ูŠุฏุนู‰ ู…ู† ุชู„ูƒ ุงู„ุฃุจูˆุงุจ ู…ู† ุถุฑูˆุฑุฉ ، ูู‡ู„ ูŠُุฏุนู‰ ู…ู†ู‡ุง ูƒู„ู‡ุง ุฃุญุฏ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ؟ ู‚ุงู„ : ู†ุนู… ، ูˆุฃุฑุฌูˆ ุฃู† ุชูƒูˆู† ู…ู†ู‡ู… ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ
Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah” (HR. Al Bukhari – Muslim)

14. Abu Bakar Ash Shiddiq melakukan banyak perbuatan agung dalam sehari

Imam Muslim meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
: ู…ู† ุฃุตุจุญ ู…ู†ูƒู… ุงู„ูŠูˆู… ุตุงุฆู…ุง ؟ ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ุฃู†ุง . ู‚ุงู„ : ูู…ู† ุชุจุน ู…ู†ูƒู… ุงู„ูŠูˆู… ุฌู†ุงุฒุฉ ؟ ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ุฃู†ุง . ู‚ุงู„ : ูู…ู† ุฃุทุนู… ู…ู†ูƒู… ุงู„ูŠูˆู… ู…ุณูƒูŠู†ุง ؟ ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ุฃู†ุง . ู‚ุงู„ : ูู…ู† ุนุงุฏ ู…ู†ูƒู… ุงู„ูŠูˆู… ู…ุฑูŠุถุง ؟ ู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ุฃู†ุง . ูู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ู…ุง ุงุฌุชู…ุนู† ููŠ ุงู…ุฑู‰ุก ุฅู„ุง ุฏุฎู„ ุงู„ุฌู†ุฉ
“Siapa yang hari ini berpuasa? Abu Bakar menjawab: ‘Saya’”
“Siapa yang hari ini ikut mengantar jenazah? Abu Bakar menjawab: ‘Saya’”
“Siapa yang hari ini memberi makan orang miskin? Abu Bakar menjawab: ‘Saya’”
“Siapa yang hari ini menjenguk orang sakit? Abu Bakar menjawab: ‘Saya’”
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam lalu bersabda: ‘Tidaklah semua ini dilakukan oleh seseorang kecuali dia akan masuk surga’

15. Orang musyrik mensifati Abu Bakar Ash Shiddiq sebagaimana Khadijah mensifati Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam

Mereka berkata tentang Abu Bakar:
ุฃَุชُุฎْุฑِุฌُูˆู†َ ุฑَุฌُู„ًุง ูŠُูƒْุณِุจُ ุงู„ْู…َุนْุฏُูˆู…َ ูˆَูŠَุตِู„ُ ุงู„ุฑَّุญِู…َ ูˆَูŠَุญْู…ِู„ُ ุงู„ْูƒَู„َّ ูˆَูŠَู‚ْุฑِูŠ ุงู„ุถَّูŠْูَ ูˆَูŠُุนِูŠู†ُ ุนَู„َู‰ ู†َูˆَุงุฆِุจِ ุงู„ْุญَู‚ِّ
“Apakah kalian mengusir orang yang suka bekerja untuk mereka yang tidak berpunya, menyambung silaturahim, menanggung orang-orang yang lemah, menjamu tamu dan selalu menolong di jalan kebenaran?” (HR. Bukhari)

16. Ali Radhiallahu’anhu mengenal keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq

Muhammad bin Al Hanafiyyah berkata, aku bertanya kepada ayahku, yaitu Ali bin Abi Thalib:
ุฃูŠ ุงู„ู†ุงุณ ุฎูŠุฑ ุจุนุฏ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ؟ ู‚ุงู„ : ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ . ู‚ู„ุช : ุซู… ู…ู† ؟ ู‚ุงู„ : ุซู… ุนู…ุฑ ، ูˆุฎุดูŠุช ุฃู† ูŠู‚ูˆู„ ุนุซู…ุงู† ู‚ู„ุช : ุซู… ุฃู†ุช ؟ ู‚ุงู„ : ู…ุง ุฃู†ุง ุฅู„ุง ุฑุฌู„ ู…ู† ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู†
Manusia mana yang terbaik sepeninggal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam? Ali menjawab: Abu Bakar. Aku berkata: ‘Kemudian siapa lagi?’. Ali berkata: ‘Lalu Umar’. Aku lalu khawatir yang selanjutnya adalah Utsman, maka aku berkata: ‘Selanjutnya engkau?’. Ali berkata: ‘Aku ini hanyalah orang muslim biasa’” (HR. Bukhari)

Sikap Zuhud
Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu’anhu meninggal tanpa meninggalkan sepeserpun dirham atau dinar. Diriwayatkan dari Al Hasan bin Ali Radhiallahu’anhu:
ู„ู…ุง ุงุญุชุถุฑ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ : ูŠุง ุนุงุฆุดุฉ ุฃู†ุธุฑูŠ ุงู„ู„ู‚ุญุฉ ุงู„ุชูŠ ูƒู†ุง ู†ุดุฑุจ ู…ู† ู„ุจู†ู‡ุง ูˆุงู„ุฌูู†ุฉ ุงู„ุชูŠ ูƒู†ุง ู†ุตุทุจุญ ููŠู‡ุง ูˆุงู„ู‚ุทูŠูุฉ ุงู„ุชูŠ ูƒู†ุง ู†ู„ุจุณู‡ุง ูุฅู†ุง ูƒู†ุง ู†ู†ุชูุน ุจุฐู„ูƒ ุญูŠู† ูƒู†ุง ููŠ ุฃู…ุฑ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ، ูุฅุฐุง ู…ุช ูุงุฑุฏุฏูŠู‡ ุฅู„ู‰ ุนู…ุฑ ، ูู„ู…ุง ู…ุงุช ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃุฑุณู„ุช ุจู‡ ุฅู„ู‰ ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ูู‚ุงู„ ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ : ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ูƒ ูŠุง ุฃุจุง ุจูƒุฑ ู„ู‚ุฏ ุฃุชุนุจุช ู…ู† ุฌุงุก ุจุนุฏูƒ
Ketika Al Hasan sedang bersama Abu Bakar Radhiallahu’anhu, Abu Bakar berkata, wahai ‘Aisyah tolong perhatikan unta perahan yang biasa kita ambil susunya, dan mangkuk besar yang sering kita pakai untuk tempat penerangan, dan kain beludru yang biasa kita pakai. Sesungguhnya kita mengambil manfaat dari itu semua saat aku mengurusi urusan kaum muslimin. Jika aku mati, kembalikanlah semuanya kepada Umar. Maka ketika Abu Bakar wafat, ‘Aisyah mengirim semua itu kepada Umar Radhiallahu’anhu. Umar pun berkata: ‘Semoga Allah meridhaimu wahai Abu Bakar, sungguh lelah orang yang datang setelahmu’

Sikap Wara’
Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu’anhu adalah orang yang wara’ dan zuhud terhadap dunia sampai-sampai ketika ia menjadi khalifah, ia pun tetap pergi bekerja mencari nafkah. Umar bin Khattab pun Radhiallahu’anhu melarangnya dan menganjurkan ia untuk mengambil upah dari baitul maal, menimbang betapa beratnya tugas seorang khalifah.
Dikisahkan pula dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha, ia berkata:
ูƒุงู† ู„ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ุบู„ุงู… ูŠุฎุฑุฌ ู„ู‡ ุงู„ุฎุฑุงุฌ ، ูˆูƒุงู† ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ูŠุฃูƒู„ ู…ู† ุฎุฑุงุฌู‡ ، ูุฌุงุก ูŠูˆู…ุงً ุจุดูŠุก ، ูุฃูƒู„ ู…ู†ู‡ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ، ูู‚ุงู„ ู„ู‡ ุงู„ุบู„ุงู… : ุชุฏุฑูŠ ู…ุง ู‡ุฐุง ؟ ูู‚ุงู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ : ูˆู…ุง ู‡ูˆ ؟ ู‚ุงู„ : ูƒู†ุช ุชูƒู‡ّู†ุช ู„ุฅู†ุณุงู† ููŠ ุงู„ุฌุงู‡ู„ูŠุฉ ูˆู…ุง ุฃุญุณู† ุงู„ูƒู‡ุงู†ุฉ ุฅู„ุง ุฃู†ูŠ ุฎุฏุนุชู‡ ، ูู„ู‚ูŠู†ูŠ ูุฃุนุทุงู†ูŠ ุจุฐู„ูƒ ูู‡ุฐุง ุงู„ุฐูŠ ุฃูƒู„ุช ู…ู†ู‡ ، ูุฃุฏุฎู„ ุฃุจูˆ ุจูƒุฑ ูŠุฏู‡ ูู‚ุงุก ูƒู„ ุดูŠุก ููŠ ุจุทู†ู‡ . ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ
Abu Bakar Ash Shiddiq memiliki budak laki-laki yang senantiasa mengeluarkan kharraj (setoran untuk majikan) padanya. Abu Bakar biasa makan dari kharraj itu. Pada suatu hari ia datang dengan sesuatu, yang akhirnya Abu Bakar makan darinya. Tiba-tiba sang budak berkata: ‘Apakah anda tahu dari mana makanan ini?’. Abu Bakar bertanya : ‘Dari mana?’ Ia menjawab : ‘Dulu pada masa jahiliyah aku pernah menjadi dukun yang menyembuhkan orang. Padahal bukannya aku pandai berdukun, namun aku hanya menipunya. Lalu si pasien itu menemuiku dan memberi imbalan buatku. Nah, yang anda makan saat ini adalah hasil dari upah itu. Akhirnya Abu Bakar memasukkan tangannya ke dalam mulutnya hingga keluarlah semua yang ia makan” (HR. Bukhari)

Ayah dan Ibunya


-Ayahnya, Abu Quhafah  yang nama aslinya adalah Usman bin Amir bin Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ai bin Ghalib atTaimiy al Qurosy bertemu silisilah/ keturunan dengan Rasulullah saw di Murrah bin Ka’b.

-Ibu Abu Bakar adalah Ummul Khair Salma binti Shokhr bin Amir bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah

-usia beliau 63 tahun, sama seperti Rasulullah saw. Dia termasuk orang yang  pertama  masuk  islam.  Manusia  terbaik  setelah  Rasulullah  saw. Mengemban kekhilafahan selama 2,5 tahun. Riwayat-riwayat  lain menyebutkan 2 tahun 4 bulan kurang 1 hari; 2 tahun; 20 bulan

Putera-puterinyanya

a  .Abdullah,  awal  masuk  islam  sehingga  termasuk  sahabat.  Diasaat Rasulullah  saw dan Abu Bakar bersembunyi di dalam goa menghindari kejaran kafir Quraisy, ia  pernah masuk goa itu juga. Dia terkena anak panah di Thaif, meninggal di saat ayahnya mengemban khilafah.

b. Asma’, pemilik dua ikat pinggang. Istri Zubeir bin Awwam. Hijrah ke Madinah di  saat mengandung Abdulllah bin Zubeir. Sehingga Abdullah merupakan  orang  islam  pertama  yang  lahir  setelah  hijrah.  Ibu  Asma’ adalah Qutailah binti Abdul Uzza berasal dari Bani Luay meninggal dalam keadaan kafir.

c dan d. Aisyah binti as-Siddiq, istri Nabi
Ia memiliki saudara seayah dan seibu yaitu Abdurrahman bin Abu Bakar, yang  berada  di  barisan  kaum  musyrikin  pada  perang  Badar,  namun setelah itu ia masuk islam. Ibu Aisyah adalah Ummu Ruman binti Amir bin Uaimir bin Abdu Syams bin Attab bin Udzinah bin Subai’ bin Duhman bin al Harits. Masuk islam, dan ikut hijrah ke madinah  dan wafat di zaman Rasulullah saw

Cucu Abu Bakar: Abu Atik Muhammad bin Abdurrahman lahir di zaman Rasulullah saw,termasuk sahabat. Sehingga kami tidak tahu keluarga  lain (selain Abu Bakar) yang  dengan empat keturunan, semuanya tergolong sahabat (ayah Abu Bakar-Abu Bakar-Abdurrahman-Abu Atik)

e. Muhammad bin Abu Bakar. Lahir pada zaman haji wada’. Meninggal di Mesir  dan  dikuburkan   disana. Ibunya  adalah      Asma’     binti    Umais    al Khots’amiyyah.

f. Ummu Kultsum binti Abu Bakar.Lahir setelah Abu Bakar wafat. Ibunya adalah Habibah, riwayat lain menyebutkan Fakhitah binti Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair al Anshari. Ia dinikahi Thalhah bin Ubaidillah

Keenam putera-puteri  Abu Bakar adalah sahabat Nabi, kecuali  Ummu Kultsum.  Sementara  Muhammad  lahir  masih  zaman  Nabi.  Abu  Bakar wafat pada tanggal 27 Jumadil Akhir 13H.

No comments:

Post a Comment

Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan

Designed By Blogger Templates